Membaca Filsafat Pendidikan Islam dalam Film Cahaya Cinta Pesantren

Authors

Nabila Indriani
STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Synopsis

Keputusan yang tepat saat Sila menyetujui perintah bapak dan mamak untuk sekolah di pesantren, butuh waktu yang cukup lama untuk beradaptasi, hingga akhirnya Sila bisa menghadapi berbagai permasalahan yang datang, lingkungan pesantren juga yang telah membuat sila menjadi pribadi yang bertakwa sesuai dengan syariat ajaran agama Islam, kesabaran dan keikhlasan Sila juga semakin meningkat saat di pesantren, dan ia tidak ada lagi merasakan kecewa kepada Allah seperti kehidupannya di rumah sebelum mengenal pesantren. Sesuai dengan nilai filsafat pendidikan Islam yakni pada materi “Tujuan Pendidikan Islam” yang dimana telah dijelaskan bahwa fungsi dari pendidikan Islam ialah untuk meningkatkan potensi spiritual serta membentuk para peserta didik agar menjadi umat yang bertakwa, serta beriman kepada Allah SWT dan memiliki akhlak yang mulia, maksudnya adalah menyangkut etika, budi pekerti serta moral sebagai wujud dari pendidikan Islam, sudah terlihat disini hubungan antara cerita Sila yang menyetujui perintah dari orang tuanya untuk sekolah pesantren hingga pada akhirnya bisa menjadikan Sila sebagai hamba Allah yang bertakwa.

Downloads

Published

March 20, 2023

License

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

How to Cite

Indriani, N. (2023). Membaca Filsafat Pendidikan Islam dalam Film Cahaya Cinta Pesantren. In L. E. Retnaningsih (Ed.), & (Ed.), Membaca Filsafat Pendidikan Islam dalam Film dan Novel (pp. 175-185). Diwan Media Pustaka. https://books.diwanpustaka.com/press/catalog/book/1/chapter/16